Browse > Home

| Subcribe via RSS

Kau yang berjanji Kau yang khianati

Wednesday | 7 Comments
Hai hai hai

Mo curhat ahh.....akhir-akhir ini sering berhadapan dengan seseorang yang selalu mudah berjanji dan mudah mengingkari (kayak lagu "kau yang mulai kau yang mengakhiri.......*lagusiapa?)

Bagaimana jika anda dalam posisi saya...dengan jadwal yang sudah tersusun, kemudian ada yang meminta waktu anda, tapi tidak sampai 5 menit, setelah saya memberi jawaban OK dia mendadak membatalkan tanpa konfirmasi, dan membiarkan saya menunggu hingga akhirnya saya menerima konfirmasi pembatalan darinya. Sedangkan saya sudah re-skedul agenda, sehingga membuat jam kerja saya menjadi lebih lama dan panjang.

Jika anda adalah seorang ibu rumahtangga, pendidik, penulis blog, pebisnis, maka waktu anda tentu sangat berharga bukan?? Agenda harian, mingguan, bulanan,h tahunan tentu sudah saya buat. Walaupun saya juga tidak rigid dengan waktu dan skedul. Semua bisa di-arrange. Tapi yang dimasalahkan adalah sikap orang tersebut, yang tidak memiliki budi bicara. Egois? mungkin.

Karena hal ini berulang beberapa kali, membuat saya memiliki presepsi tentang orang tersebut, sebagai seseorang yang mengabaikan hak orang lain. Say atidak bicara tentang kewajiban dia untuk menghormati perjanjian. Jika terbiasa mengabaikan hak orang lain, maka bersiaplah untuk diabaikan. Bagusnya saya masih mendoakan agar bisnisnya tetap berjalan baik.

Jika dia adalah seorang bloger, atau fesbuker atau apapun yang setiap update statusnya dilihat banyak orang. Setiap janjinya diamati banyak orang, ternyata semua adalah palsu, apakah anda masih percaya. Saya hanya membuat catatan khusus untuk orang-orang seperti ini, bersiaplah menuai akibatnya. Walau demikian, tidak ada kebencian yang saya biarkan ada dalam diri saya, hanya merubah menjadi berpikir dua kali untuk re-skedul agenda untuknya.

Sekali lagi, jika anda dalam posisi saya, apa yang akan anda lakukan?
READ MORE - Kau yang berjanji Kau yang khianati

Bisnis Kawin Kontrak

Monday | 9 Comments

Hai hai hai


Pernah dengar tentang kawin kontrak?? yup, pernikahan yang dengan sengaja dibatasi waktu. Bukan dengan kesadaran membangun sebuah keluarga, tapi lebih kepada pengesahan secara agama, hubungan laiknya suami istri. Dan setelah jangka waktu tertentu sesuai perjanjian akan diakhiri dengan perceraian. Bisa dengan surat pernikahan resmi yang terdaftar dan bisa juga tidak. Umumnya ga didaftarin ke KUA, karena malas dengan urusan administrasi pas nikah dan pas cerai.

Trend ini semakin menggila, dan akhirnya menjadi satu peluang bisnis....Jika berjalan-jalan ke daerah puncak, maka akan mudah ditemukan berderet restoran-restoran dengan menu Timur Tengah....dan mudah menemukan ornga-ornag asal Timur Tengah berseliweran dan biasanya berkelompok...semua laki2. Yang ramai adalah pada bulan Juli - Agustus, saat di negaranya sedang libur musim panas.

Apa yang mereka cari, sebenarnya hanya bentuk lain dari prostitusi, dan agar bisa disebut halal, maka didahului dengan pernikahan/kawin kontrak. Nah dari keinginan inilah berkembang bisnis kawin kontrak yang melibatkan banyak pihak, mulai dari makelar, pemilik villa, pengelola villa, dan si calon istri yang akan dikawin kontrak. Duh duh duh, bahkan ada yang telah melakukannya sejak usia belasan tahun, dan tidak cuma sekali.

Bagaimana tidak disebut bisnis, jika melibatkan sejumlah uang yang dibayarkan untuk mendapatkan 'istri'. Seorang makelar akan menerima pesana dari calon 'suami', biasanya akan minta perempuan yang cantiknya sama dengan yang didapat teman2nya. Lalu sang mangkelar, merayu wanita2 muda untuk mau menjadi 'istri' kontrak. Setelah setuju, mereka dinikahkan di sebuah villa, dan sang 'suami' menyerahkan sejumlah uang kepada makelar, dan dibagi dua dengan 'istri'. Kemudian mereka akan menjadi "suami istri" selama sekitar 2 minggu....

Di suatu desa di Jepara, pernah dilakukan penelitian, dan memang banyak wanita yang dinikahi secara kontrak (2-10 tahun) oleh orang asing, dengan tujuan agar bisa mendirikan bisnis mebel di Indonesia, untuk diekspor ke negaranya.

Kasihan yah, perempuan selalu menjadi komoditas.....dan kawin kontrak menjadi bisnis, bagi mereka yang tidak memiliki nurani.

Mengapa suka dengan prempuan Indonesia (jawa) hahahahahaha.......bahkan di suatu desa di pegunungan Jawa Timur, banyak perempuan yang menikah dengan orang asing. Awalnya seorang warga desa menikah dan mengajak sang suami yang sudah pensiun ke desanya. Kehidupan yang tenang di desa, dan tipikal perempuan Jawa yang ngladeni, menjadi isu untuk teman-temannya, sehingga banyak yang minta dicarikan perempuan yang se-desa untuk dinikahi......(yang ini nikah resmi loh). Sewaktu di negeri jiran, banyak juga yang meminta dicarikan istri dari Jawa, karena bisik-bisik tetangga.....hehehehhee. Pokoknya beda deeeh...apalagi yang pake jamu madura...wkwkwkwkwk..Bisnis juga? bisa jadi....
READ MORE - Bisnis Kawin Kontrak

Rujak Plethak (CruNchy Shrimp PasTe Rujak)

Sunday | 12 Comments
Hai hai hai

Siang-siang yang panas, paling enak ngerujak......langsung deh ke fresh mart membeli aneka buah segar....Karena di Jawa Timur yang terkenal adalah petisnya, maka saya mau bikin rujak petis, tapi karena anak-anak lebih suka buah, dimodifikasi deh bahannya jadi buah-buahan....(aslinya cuma bengkuang, dondong, nanas, kangkung rebus dan tahu goreng, dimakan dengan kerupuk .....kres kres kres)

Yang berbeda dari rujak ini adalah campuran kacang cincang, bikin rujak jadi plethak plethuk saking crunchynya.....dan ga samapai 5 menit, sepiring besar rujak habissssss.....hisssshhhh...pedassss

Bahan:
2 buah mangga indramayu yg mengkal
1/2 buah nanas
3 buah kedondong
1 buah bengkuang
5 buah jambu air merah
50 gr kacang goreng dicincang kasar

Bahan yang dihaluskan:
1 potong buah nanas
3 buah cabai merah
5 buah cabai rawit merah
100 gr kacang tanah goreng
4 sdm petis udang
1 buah pisang batu yang muda
1 sdt garam
2 sdm gula merah
2 sdm air asam
±50 cc air matang

Caranya : semua bumbu dihaluskan, masukkan sebagian kacang goreng cincang, dan campur semua buah, taburi sisa kacang cincang.....langsung dimakan yah....

dan hasilnya : hmmmm this is it....so yummmyyy langsung deh ikutan ladies program nya pakdhe kholik

READ MORE - Rujak Plethak (CruNchy Shrimp PasTe Rujak)

Mengolah Konflik Menjadi Harmoni

Saturday | 9 Comments
Hai hai hai


aku mengenal dikau tlah cukup lama separuh usiaku
namun begitu banyak pelajaran yang aku terima
kau membuatku mengerti hidup ini
kita terlahir bagai selembar kertas putih
tinggal ku lukis dengan tinta pesan damai
dan terwujud harmoni
segala kebaikan
takkan terhapus oleh kepahitanku
lapangkan resah jiwa
karna ku percaya kan berujung indah
harmoni, harmoni, harmoni
harmoni, harmoni
(Harmoni by Padi)

beniiing....sejuk.....damai....entah apalagi yang bisa diungkapkan dari lirik lagu di atas.

Tiada seorangpun yang terbebas dari konflik. Kesuksesan kita adalah kemampuan mengolah konflik menjadi harmoni. bagaimana caranya?

1. Menyadari kekayaan/potensi yang menyertai konflik
2. Mengendalikan emosi ketika menghadapi konflik
3. Mengedepankan akal sehat ketika berada dalam wilayah konflik
4. Mengurai konflik sehingga menemukan saripati kekayaan hidup didalamnya

Saripati kekayaan hidup ini lah yang kemudian diolah menjadi harmoni kehidupan. Kita tentu tidak betah dengan kehidupan yang statis bukan, justru konflik bisa memberi gairah jika bisa mengolahnya menjadi harmoni. Karena segala kebaikan tak akan terhapus dengan kepahitanku....karena ku yakin segalanya akan berujung indah....harmoniiii....harmonii....
READ MORE - Mengolah Konflik Menjadi Harmoni

YoU aRe wHaT YoU ThINk........

Thursday | 13 Comments

Bukan impian bukan hayalan....I think i'm a superstar....itu hayalan..(ehhm siapa tahu yah)....i think i'm good ( hmm masih perlu verifikasi nieee).....i think i can do that....nah ini adalah motivasi.....jika kita memiliki keyakinan dalam pemikiran kita bahwa kita bisa melakukan sesuatu maka kita akan mampu melakukannya......Bukankah Allah selalu mengikuti prasangka hambaNya...so berprasangaka (think) yang baik akan diri kira, maka kemugkinannya menjadi lebih besar........yuuuukkk mariiieeeee.....what do you think about me? do you think i'm thinking?hehehehehe.......
READ MORE - YoU aRe wHaT YoU ThINk........

Prestasi kecil tetap punya makna

Saturday | 32 Comments
Hai hai hai ....... "bunda, Besok disuruh bawa botol air mineral kosong yang ukuran kecil dan kotak bekas bungkus odol.....kata anak saya yg TK A......dan esoknya, bu guru dengan senyum membisikkan,,,"sengaja bunda, ga dikasih kertas pengumuman, untuk ngetes daya ingat anak" dan hasilnya hanya 2 anak dari 30 siswa yang membawa botol bekas n kotak bekas bungkus odol.....salah satunya adalah anak saya.

Bangga? Jelas!! Pencapaian sekecil apapun adalah sangat berarti. Anak berkembang sesuai pertambahan usianya. Apa yang mereka lakukan apapun itu, bagi saya adalah prestasi.

Jika sukses adalah anak2 panah yang dilepaskan dari busurnya menuju papan sasaran. Maka kita sendiri yang menentukan ukuran kesuksesan (mirip postingan tetangga saya nie). Mau diletakkan dimana, seberapa jauh dan lingkaran mana dari papan sasaran yg akan dituju. Tentunya lingkaran yg terkecil di tengah. Namun jika meleset ke lingkaran yg lebih besar? Maka itulah sukses kita. Walau tidak mencapai tujuan dengan tepat.

Tenaga, konsentrasi, fokus, analisa, visi, kesiapan fisik dan sebagainya adalah modal, agar anak2 panah yang dilepaskan tepat mengenai sasaran....dan tentunya latihan yang berulang2. Jika saya bisa mencapai sasaran setelah 2OO kali melepaskan anak panah, mungkin anda hanya perlu latihan 1OO kali.

Anak saya berhasil mencapai sasaran yang diinginkan gurunya. Mengapa kebanyakan yang lain tidak....saya juga tidak tahu. Mungkin karena anak2 saya memiliki daya konsentrasi dan kepatuhan yang cukup baik, hingga pesan gurunya dapat disampaikan dengan tepat.

Salam bunda.....
READ MORE - Prestasi kecil tetap punya makna

Mari Mengumpulkan Koin Peduli

Sunday | 32 Comments | Posted in ,

Hai Hai Hai

Jika menemukan sebuah koin 100 perak di meja di rumah sendiri, apa yang akan kita lakukan? Menyimpannya, membiarkannya, mencari siapa peilik uang tersebut? Saya yakin sebagian besar dari kita cenderung mengabaikannya. Ah cuma seratus perak, ga ada harganya. Saya pun duluuu demikian. Berbagai koin berserakan di berbagai tempat, terutama kembalian dari supermarket.

Hingga suatu ketika saya tersadar. Ini peristiwa yang sudah cukup lama. Ketika saya memiliki kotak celengan yang unik dari satu bank sewaktu di negeri jiran. Kehidupan yang sulit, menyadarkan saya besarnya nilai koin yang terabaikan. Mulailah saya menyimpan setiap koin yang saya dapat. Di bagi dalam beberapa tempat yang berbeda dan diisi dengan koin yang nilainya sejenis.

Saya ingat sekali, ketika orang tua membangun rumah investasi pertama, kami semua harus mengncangkan ikat pinggang, Orang tua yang sedang dinas di luar pulau, meninggalkan kami bertiga dengan seorang pembantu di rumah. Kami masih SD ketika itu, dan ketika mama akan berangkat (seminggu bersama kami, dua minggu bersama bapak di temapt dinasnya) mengeluarkan beberapa celengan dari lemarinya. Dan uang dari celengan itulah uang belanja yang ditinggalkan mama untuk saya, untuk belanja sehari-hari. *terharuu….ingat bgm luarbiasanya mama*

Dan ketika hamil anak pertama, semakin giat deh saya mengumpulkan koin, untuk biaya melahirkan….(hehehe ga Cuma koin untuk prita loh…saying dulu ga ada gerakan koin untuk bunda). Setiap ringgit yang tersisa, selalu masuk dalam perngakap. Bahkan, saya punya aktivitas baru….menguras kantong dan tas suami, mencari koin!! Dan hasilnya Alhamdulillah, seandainya melahirkan normal, maka hasil dari celengan koin saya, cukup untuk biaya melahirkan, namun sayangnya harus cesar, jadi nombok deh (hehehee)

Dan hingga sekarang, saya sangat menghargai koin…..sebagian koin, saya berikan ke anak-anak untuk belajar menabung, dan hasilnya ditukarkan kembali ke saya untuk saya pakai belanja, dan uang mereka saya masukan rekening tabungan masing-masing anak. Seringkali, saya membongkar tas yang sehari-hari saya pakai, dan menemukan puluhan ribu rupiah dalam bentuk koin! Pantessss aja tas saya koq berattt….

Mari mengumpulkan koin untuk peduli pada diri sendiri…. Semoga bisa kembali ke negeri indah dlm foto di atas
Salaammm
READ MORE - Mari Mengumpulkan Koin Peduli